Selasa, 03 Desember 2013

Air Mata Di Balik Pengorbanan



Sebenarnya tidak perlu lg kita menimbang nimbang sebaik apa Allah kpda kita.
Ketika kita ada di zona maut, Allah mau anda keluar, itu sebabnya nya Dia mengutus Yesus. Sesungguhnya keselamatan dimulai bukan ketika Yesus disalib, tapi saat Yesus terlahir. Allah mengorbankan ankNya untuk kita biar kita bisa selamat oleh karna iman.
Saat penyaliban itu terjadi Yesus bertanya kepada BapaNya "Bapa, Kenapa Kau meninggalkan aku?" Itu terjadi bukan karna Bapa tidak peduli dengan Yesus, tapi Allah membalikan pandanganNya, Dia tidak mau melihat ankNya "dicincang" seperti itu, Dia tutup mulut, Dia bungkam, Dia sedih melihat anakNya dibegitukan tapi saat itu juga Allah sedang memikirkan kita, Dia tidak mau melihatNya lalu tidak tahan dan berkata "Cancel!" Atau "abort the mission!" Krn Allah tahu kita membutuhkan itu, Dia sangat sangat peduli dengan kamu dan saya, karna bagai manapun Bapa tidak akan pernah tahan melihat anakNya digitukan. Jika ada orang tua yg disekap, belum tentu orang tua itu akan buka mulut, tapi ketika giliran anaknya yg disekap, kemungkinan besar dia buka mulut!
Intinya Allah peduli dgn kamu dan saya (kita). Betapa sedihnya Dia saat "tragedi" itu terjadi, kita yg diselamatkan  malah seolah-olah berlagak tidak perlu Yesus.
Sadarlah.. bertobatlah.. biarkan dirimu diselamatkan oleh karna anakNya, kamu tidak dirugikan, justru kita dimenangkan! 

*  Kita sudah ditebus dan kita berhak menikmati keselamatan oleh karna "pecahan" tubuh Yesus dan darahNya yg mahal. Mau Ikut Yesus jangan hanya karna Dia sudah disalibkan, tapi karna Dia sudah menang! God Bless all ..

Stop Menuntut Dan Kita Dituntun



Jangan hentikan Tuhan menjadi Tuhan dan jangan hentikan kita menjadi orang.
Datang ke Tuhan jangan seperti pengacara yang suka menuntut ini itu, datanglah dengan tenang, netralkan hati, dengar dengaran dengan suara Tuhan. Terkadang Tuhan membawa kita hingga ke level 0, bukan tanpa maksud, Tuhan mau lakukan itu supaya  kita hanya berfokus kepadaNya, tapi jangan sampai kalian berfikir bahwa Tuhan membelakangi kita dan seolah olah tidak peduli. Jika diumpamakan kita adalah murid biasa dan Tuhan adalah guruNya. Jangan beri intruksi jika Tuhan sedang mengajar dan jangan berfikir Tuhan buang muka dengan kita, memang iya Tuhan membelakangi kita, karna Tuhan sedang mengajar, Tuhan sedang balikan badanNya sambil menulis di papan tulis dengan kapur di tanganNya. Kita belum wisuda dan Tuhan ingin kita mengerti materiNya supaya ujian nanti kita bisa menyelesaikannya, itu sebabnya Tuhan bukan hanya guru di kelas, Tuhan juga guru les privat kita, Dia akan menanyakan bagian mana yang kita tidak mengerti, Dia akan menuntun kita sampai kita benar benar wisuda.
Mulai sekarang berhentilah menjadi pendemo, datanglah dengan tujuan kita ingin mendengar tuntunan Tuhan, rendahkan dirimu supaya Tuhan meninggikanmu, jangan kekang gurumu tapi nurutlah sebagai murid yang tidak hanya haus dengan nilai, tapi menikmati proses.
Hanya memberitau saja, kita sedang di kelas itu sekarang.

* Tuhan adalah awal dan akhir. Hanya Dia yang benar benar mengenal siapa kita, jika ingin membuat sesuatu, tanya dulu, jangan maju seolah olah kita tidak butuh Tuhan. Jika kita bertanya, Tuhan akan menjawab dengan penyertaan, jika Tuhan sudah berserta, siapa lawanmu? ^-^  God Bless all …

Doa Yang Sangat



Penggenapan janji Allah adalah proses, stay dalam posisimu adalah mahal. Untuk mencapai garis finish kita dihadapkan dengan perjalanan, dalam proses inilah banyak orang yg mengambil langkah minggat. Ambil contoh dari kasus proses israel menuju tanah perjanjian, hanya mengeluh dan akhirnya walk out 1 per 1. Dalam proses padang gurun kita merasakan seolah olah Tuhan meninggalkan kita padahal Tuhan masih sama saat Dia mengundang kita, Dia ada bahkan janjiNya berkata Dia tidak akan, tidak pernah, dan tidak mungkin meninggalkan kita, jadi percayalah, percaya saja.
Dalam fase "padang gurun" kita seringkali putus asa dan keluar dari rencanaNya. Ingatlah bahwa rencanaNya adalah rencanaNya, bukan rancangan kita jadi ikut saja apa kataNya dan kabar baikNya Dia tidak akan mengecewakan kita bahkan akan diindahkan pada akhirNya.
Saat anda merasa seolah olah Tuhan tidak peduli, pakailah imanmu. Bangun doa yg kokoh dlm kehancuranmu, jadikan frustasimu menjadi titik balik kekuatan ilahi. "Desak" Tuhan untuk menolong, ratapan yg sangat akan membuat Tuhan tertegun karna kita datang dengan iman yang menggebu. Jangan ragu datang dengan air mata karna Tuhan akan depositokan air matamu itu. Tunggu saja, percaya saja, janjiNya ya dan amin, saat Dia blg tidak akan (meninggalkan) maka Dia tidak mungkin (meninggalkan). Kita mengetuk pintu surga karna Tuhan  berkata "ketuklah pintu surga maka Aku akan Membukakannya" dan kita meminta karna Tuhan berkata "mintalah maka Aku akan berikan" tapi Doa dengan keraguan sama saja tidak berdoa, datang kepada Tuhan dengan iman yang penuh dan temukan jamahanNya yang Dia janjikan.

*  Jika kamu sedang direncanaNya dan merasa tidak ada jalan, minimal langkahmu adalah jangan minggat. Adukan persoalanmu, minta dengan iman, pumpung lokasi prima. Kursi dan standmu tidak murah, pertahankan. Tuhan beserta Kita.

Mereka Butuh Keselamatan Dari Yesus!



Kita diselamatkan untuk menyelamatkan; Jangan tutup mata dengan orang sekitar, masih ada jutaan orang diluar sana yang masih terayun dalam jurang maut walaupun tidak sacara visual.
Tuhan butuh kita dlm misinya menyelamatkan saudara saudara kita, terkadang terlihat aneh memang menyadarkan orang yang bahkan tidak kita kenal, tapi itulah kasih, Tuhan mau kita mengasihi sesama, artinya semua orang, jadilah Army of God, pakai seragam perang untuk membantu yang lain, Yesus sudah membuka semua gerbang untuk kita masuk dan keputusan ingin masuk atau tidak Tuhan berikan hak untuk memilih walaupun ada konsekuensi.
Sadarkan mereka yang belum sadar, kasihi mereka dengan kasih Tuhan, jadilah display anak yg taat hingga akhirnya mereka sadar hidup di dalam Tuhan lebih damai dan tenang daripada di luar. Sebarkan injil Tuhan kepada yang lain, banyak cara pastinya tinggal bagaimana keberanian. Saat kita bekerja untuk Tuhan, kita ada di kemah Tuhan, Dia tidak akan diam, perbekalan dan keamanan Tuhan yang lakukan. Hidup hanya sekali, pastikan kita menjadi fungsi, bukan soal pangkat, tapi ketaatan dan menjadi favorit Tuhan. piutangilah Tuhan sekalipun Tuhan tidak akan pernah berhutang kepada siapapun, jadilah mitraNya yg bermental army!
Tuhan Yesus memberkati


* Injil adlh kbr baik, sebarkanlah berita baik ini, tidak harus secara frontal, tapi jadilah kalimat dalam setiap kelakuanmu hingga akhirnya mereka bisa membaca kalimat itu dan mengerti injil adalah bentuk cinta Yesus kepada Dia, kamu, dan saya. God Bles all ...

Ketika Aku Gagal

Ada seorang pencari kerja yang sudah mengirimkan banyak lamaran namun belum kunjung mendapatkan pekerjaan. Dia sudah menunggu selama berhari hari bahkan berbulan bulan, namun hasilnya tetap nihil. suatu hari ia hampir menyerah, akan tetapi ada sesuatu kejadian yang membuatnya bangkit.

Saat dia hendak pulang saat gagal dalam wawancara kerja, ia bertemu dengan seorang anak kecil yang hanya memiliki satu kaki, anak kecil itu hendak menaiki puluhan tangga yang ada di depannya. Dia melihat dan berusaha untuk menawarkan bantuan pada anak tersebut.

"Dek, biarkan aku membantumu menaiki tangga ini" kata si pelamar kerja. "Tidak perlu kak, kakak harus lihat bahwa aku bisa menaiki puluhan anak tangga ini dengan satu kaki. Jangan pernah berfikir bahwa dalam kekuranganku, aku menjadi lemah. Justru dengan satu kaki aku telah menjadi kuat. Sudah hampir 3 tahun aku menaiki anak tangga ini tanpa bantuan orang lain. Kakak punya dua kaki, kakak masih punya dua kali kesempatan dibanding aku."

Si pelamar kerja itu pun tersentak dengan perkataan anak kecil itu, Dia masih sadar masih banyak kesempatan di depannya, walaw dia gagal dalam wawancara kerja hari ini, maka esok masih akan tetap ada dengan harapan harapan yang baru.

Hidup akan menjadi hancur bukan karena seseorang gagal dalam apa yang dia kerjakan atau usahakan, namun hidup seseorang akan hancur bila ia sudah tidak memiliki semangat hidup lagi. saat kita bersemangat dalam menjalani sebuah kehidupan, maka kita akan dapat melihat kesempatan kesempatan yang Tuhan berikan bagi hidup kita.


Sebab aku ini mengetahui rancangan rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Yeremia 29:11

Minggu, 17 November 2013

Rencana Tuhan Bukan Rencana Manusia



Yeremia 29:11 -
"Bukankah Aku sendiri tahu rencana-rencana-Ku bagi kamu? Rencana-rencana itu bukan untuk mencelakakan kamu, tetapi untuk kesejahteraanmu dan untuk memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan."

Diwaktu pengadilan terakhir, setiap manusia akan dipanggil satu persatu untuk menentukan hadiah atau hukuman yang harus ia terima dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Dibawah ini adalah adegan imajiner dari pengadilan terakhir

Contoh 1:
Tersebutlah seseorang yang bernama Tasya dari desa Ciulenyi, Garut dipanggil kedepan oleh malaikat Tuhan untuk diadili:
Malaikat Tuhan: Arsitek Tasya dari desa Ciulenyi, Garut, maju kedepan !

Tasya : Maaf malaikat, saya tasya dari Ciulenyi, tapi saya penginjil bukan arsitek, apa betul saya yang dipanggil ?

Malaikat Tuhan : ya, betul kamu memang Arsitek Tasya, cepat maju kedepan !!!

Contoh 2:
Malaikat Tuhan : Pendeta Samuel, dari desa klintir, Tegal, maju ke depan

Samuel : Maaf malaikat, saya samuel dari desa klintir, tapi saya akuntan bukan pendeta...

Malaikat Tuhan : ya betul, kamu memang pendeta Samuel cepat maju ke depan !!!

Itulah sekilas tentang pengadilan terakhir yang kita terima nantinya. Setiap manusia akan dipanggil satu persatu untuk ditanyai semua perbuatannya selama didunia, dan juga akan dilihat apakah manusia tersebut hidupnya sejalan dengan rencana Allah atau tidak.

Sebelum dunia dijadikan setiap orang telah dibuat blue print (rencana) hidupnya selama didunia. Tuhan menciptakan manusia untuk menyembah dan memuliakan nama Tuhan serta menjalankan segala rancangan yang Tuhan telah buat untuknya. Sayangnya banyak manusia yang tidak mengetahui hal ini, sehingga mereka hidup dengan rencana mereka sendiri, bukan menurut blue print dari Tuhan.

Lanjutan adegan pengadilan terakhir:
1. Pengadilan untuk Tasya
Tuhan : Tasya kenapa kamu menjadi penginjil ?

Tasya : Saya mau melayaniMU, Tuhan..bukankah sudah banyak orang yang menjadi pengikutMU, dikarenakan pengajaran saya kepada orang tersebut?, dan saya juga selalu setia menjalankan ajaranMU.....

Tuhan : Tasya, kamu sudah direncanakan untuk menjadi arsitek yang besar, dimana kamu nantinya akan membuat gereja-gereja yang besar, dan nantinya gereja-gereja tersebut akan dipenuhi oleh orang-orang yang mencari AKU, karena kamu direncanakan membangun gedung dengan urapan khusus dariKU, sehingga orang yang datang ke gereja tersebut akan selalu merasa damai sejahtera, dan merasakan kehadiranKU disana..., dan hadiratKU akan selalu berada di gereja yang kamu bangun

Tuhan : Mengapa kamu tidak menjalankan apa yang telah kurencanakan, tetapi membuat rencana sendiri, lihat, hanya 500 orang yang kamu ajak menjadi pengikutKU, padahal kalau kamu menjadi arsitek, kamu akan membangun gereja yang bisa menampung puluhan ribu orang, dan banyak diantara mereka akan bertobat.

2. Pengadilan untuk 
Samuel
Tuhan : Samuel, kenapa engkau menjadi akuntan, sebenarnya engkau tahu tidak akan panggilanmu menjadi penginjil ?

Samuel : Saya tahu Tuhan, tapi papa saya menyuruh saya sekolah di luar negri mengambil MBA dan keuangan, saya tidak diperbolehkan menjadi penginjil seperti panggilan Tuhan.

Tuhan : Setelah papamu meninggal, mengapa kamu tetap menjadi akuntan dan memimpin perusahaan papamu ?

Samuel : Tuhan, bukankah perusahaan saya telah memberikan banyak persembahan untuk pengabaran injilMu, bukankah banyak hamba Tuhan yang perusahaan saya sponsori untuk datang ke Indonesia untuk mengadakan KKR dan pengabaran Injil.

Tuhan : Samuel, sumbangan dari perusahaanmu, hanya mengakibatkan pertobatan 1000 orang, sedangkan kalau kamu menjadi penginjil yang berasal dari KU, kamu akan membawa 10.000 orang menjadi pengikutKU.

Dari adegan imajiner diatas, kita mengetahui bahwa sebenarnya sebagai orang yang diciptakan Tuhan, kita seharusnya menjalankan rancangan yang telah Tuhan rancang untuk kita sebelum dunia dijadikan. Mau tahu ayatnya:

Yeremia 1:5
"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."

Ayat diatas mengatakan tentang manusia, bahwa sebelum manusia dibentuk, Tuhan telah menetapkan hendak menjadi apa orang tesebut. Masih bingung ya....Seperti yang saya katakan bahwa manusia terdiri dari roh, jiwa dan tubuh. Manusia rohani ialah manusia yang hidupnya berdasarkan roh, sedangkan roh manusia itu dipimpin oleh Roh Allah.

CARILAH RENCANA TUHAN BUAT HIDUP SAUDARA

Nah, yang namanya roh manusia ini berasal dari Tuhan, si roh sendiri sebelumnya sudah diberitahu ia hendak menjadi apa nantinya, kalau manusia itu hidup sebagai manusia rohani. ia akan mengikuti perintah rohnya, sedangkan kalau ia menjadi manusia duniawi, ia akan memilih rancangannya sendiri.

Walaupun rancangannya adalah baik. Ia menjadi manusia yang baik, berusaha menjadi hamba Tuhan yang baik, memberikan perpuluhan, tetapi pada dasarnya ia adalah manusia pemberontak, tidak hidup sesuai dengan rencana Allah.

Untuk menjadi pengikut Yesus, anda dan saya harus hidup menurut kehendak Allah, kita harus mengikuti blue print kita yang sudah ditetapkan di sorga.

Kapan kita bisa mengetahui blue print tersebut ?
Kita dapat mengetahui blue print tersebut setelah kita mendapat baptisan Roh dari Tuhan, sebagaimana saya katakan, kita resmi menjadi Pengikut Yesus apabila kita sudah mendapat Baptisan Roh, dan Roh Kudus akan memberitahu kita tentang rencana Allah bagi hidup kita, selanjutnya terserah kita, mau mengikuti blue print tersebut atau tidak, karena Tuhan tidak pernah memaksa.